Cara Melaporkan Pelaku Penipuan

Cara melaporkan pelaku penipuan.

Seiring dengan bertambah banyaknya pengguna Internet, bertambah banyak pulapenipuan yg dilakukan secara online.
Jika anda, keluarga anda atau teman dekat anda sudah menjadi korban penipuan online yg berkedok undian berhadiah ataupun menjadi korban toko online penipuan, sebaiknya anda segera melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi terdekat. Berapapun nominal uangnya, jangan pernah takut atau malu melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yg berjudul Tips & Trik Menghindari Penipuan Undian Berhadiah.

Tak jarang korban-korban penipuan online hanya bisa pasrah dan mengikhlaskan uang yang terlanjur ia transfer ke penipu tersebut. Tapi sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk melaporkan tindak penipuan tersebut.

Berikut ini adalah 3 Cara Melaporkan Penipuan Online yang bisa Anda Lakukan:


  • Laporkan ke Kantor Polisi

Anda bisa langsung melaporkan tindak penipuan online yang terjadi pada Anda ke kantor polisi.

Ada beberapa langkah-langkah yang bisa anda lakukan saat melapor ke kantor polisi, adalah sebagai berikut:
   - Bawalah bukti, seperti bukti transfer anda ke rekening penipu sebagai alat dasar penyidikan. Nantinya polisi akan membuat laporan yang berisikan tentang identitas terlapor maupun sampul.
   - Setelah laporan anda selesai dibuat, nanti anda akan diberikan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL). Surat Tanda Terima Laporan (STPL) ini adalah bukti Anda telah terkena tindak penipuan yang Anda alami.
   - Selanjutnya, Anda hanya menunggu saja bagaimana perkembangan kasus yang sedang dikerjakan oleh kepolisian. Kemudian Anda akan mendapatkan surat hasil pertemuan Penyidik ​​(SP2HP).


  • Melapor melalui Email

Saat ini pun Anda juga bisa melaporkan tindak penipuan online melalui email. Anda tidak perlu pergi jauh jauh ke kantor polisi atau misal Anda sedang tidak ada waktu untuk ke luar rumah, meluap lewat email adalah cara tepat yang bisa anda lakukan.

Lalu bagaimana caranya? 
Anda bisa melakukannya dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

   - Berikanlah info sedetail-detailnya bagaimana jalannya transaksi.
   - Masukan pula bukti-bukti lainnya, seperti bukti pengiriman atau bukti transfer, sms, atau bukti lain antara Anda dan penipu.
   - sertakan pula data-data penipu, seperti nomor rekening, nomor handphone, maupun media sosial yang digunakan oleh penipu.
   - Kemudian kirimkanlah semua bukti dan data-dta tersebut ke email resmi Kepolisian Indonesia, yaitu cybercrime@polri.go.id.


  • Berusaha Memblokir Rekening Pelaku

Selain melapor langsung melalui email, Anda juga bisa berusaha untuk membebani rekening si pelaku. Selain Anda bisa mencegah hal itu terjadi kembali terhadap Anda, serahkan rekening pelaku juga bisa mencegah pelaku melakukan penipuan terhadap korban lainnya.

Setelah Anda yakin telah ditipu, lebih baik secepatnya Anda melakukan pengaduan ke bank mungkin saja ada kesempatan uang anda kembali.

Setiap bank punya prosedurnya sendiri-sendiri atas pengaduan dari korban penipuan online. Diantara bank BCA, BNI, CIMB, Mandiri, dan BRI, Bank BCA lah yang punya layanan pelayanan pengaduan yang komplit dibandingkan dengan bank-bank lainnya.

Kesamaan dari bank satu dengan bank lainnya terkait prosedur pengaduan pemblokiran rekening eksekusi anda. Untuk pertama kali anda menauton call centernya, dengan demikian anda akan dijelaskan mengenai prosedur pengaduan pemblokiran rekening eksekusi.

Berikut nama-nama bank bisa dicoba call center-nya:
- Bank BCA di 1500888
- Bank BNI di 1500046
- Bank CIMB di 14041
- Bank Mandiri di 14000
- Bank BRI di 14017

Begitulah 3 Cara Melaporkan Penipuan Online yg bisa Anda lakukan agar pelaku penipuan bisa ditindak lanjuti, dan semoga tidak ada lagi yg menjadi korban penipuan online.
Untuk membantu berantas PENIPUAN Online, bantu Like & Share :
Share
Tag : Informasi, Tips & Trik
0 Komentar untuk "Cara Melaporkan Pelaku Penipuan"

Harap berkomentar sesuai sesuai dengan pembahasan diatas, komentar tidak sesuai apalagi scam tidak akan ditampilkan & akan ditandai sebagai scam.
Anda Sopan, Kami Segan.
Terima Kasih.

Toko Online TERPERCAYA

Lihat Lebih Banyak »
Back To Top